Tak Daftar Ulang Kartu SIM prayabar, Pengguna Kini Mulai Gagal Mengakses

Tak Daftar Ulang Kartu SIM prayabar, Pengguna Kini Mulai Gagal Mengakses Internet!

Daftar ulang kartu SIM prabayar kini sudah memasuki batasnya. Ya, Senin, 30 April 2018 adalah batas akhir para pengguna SIM prabayar untuk melakukan registrasi ulang. Sebelumnya, Kemkominfo mengatakan bahwa para pengguna kartu SIM prabayar yang hingga pada waktu yang ditentukan tidak melakukan registrasi ulang akan terkena blokir total di tanggal 1 Mei 2018. Pemblokiran yang dimaksud meliputi pengiriman pesan singkat atau SMS, panggilan, dan penggunaan internet.

 

Gagal Akses Internet Karena Belum Daftar Ulang Kartu SIM Prabayar

Dari penjelasan Kemkominfo, jelas bahwa kartu SIM yang digunakan dan belum diregistrasikan tidak dapat lagi digunakan untuk aktifitas menelepon, mengirim maupun menerima SMS hingga mengakses internet. Menjelang batas akhir, operator pun mengambil langkah dengan cara memblokir nomor-nomor yang hingga kini belum teregistrasi. Dikutip dari laman liputan6 (30/04), Acep Nazmudin mengaku bahwa ia kini tidak dapat mengakses internet dengan menggunakan nomor miliknya. Hal ini terjadi karena ia belum melakukan daftar ulang kartu SIM prabayar miliknya.

 

Acep pun menceritakan bahwa ia mengira adanya gangguan dari operator kartu SIM yang ia gunakan. Pria yang kini tinggal di Banten tersebut akhirnya mengecek lagi. Benar saja, sehari sebelum gagalnya akses internet, Acep memerima pesan singkat yang berasal dari operator. Isi pesan tersebut ialah ajakan untuk melakukan daftar ulang kartu SIM prabayar yang ia gunakan. Namun, pada hari batas akhir ia tak kunjung melakukan registrasi tersebut dan akhirnya terkena blokir.

 

Setelah menyadari hal adanya pemblokiran termasuk gagalnya akses internet, Acep kemudian melakukan daftar ulang kartu SIM prabayar dengan menggunakan NIK dan Nomo pada Kartu Keluarga. Setelah hal tersebut dilakukan, kartu SIM prabayarnya akhirnya bisa digunakan kembali seperti biasanya yaitu berkirim dan menerima pesan, layanan telepon, hingga mengakses jaringan internet.

 

Pengguna Masih Dapat Daftar Ulang Kartu SIM Prabayar

Di tempat yang berbeda, Ketua Umum ATSI, Merza Farchys menyebutkan bahwa pengguna yang menggunakan nomor prabayar namun terkena blokir total dari operator masih dapat melakukan daftar ulang kartu SIM prabayar setelah tanggal 1 Mei 2018. Ia menuturkan bahwa nomor kartu SIM prabayar yang terkena pemblokiran total tetap bisa melakukan registrasi. Namun untuk melakukan registrasi tersebut pengguna perlu mengunjungi galeri operator.

 

Menurutnya, apabila pengguna belum melakukan daftar ulang kartu SIM prabayar dan terkena blokir namun masih dalam batas life cycle, maka nomor kartu tersebut tetap bisa diregistrasikan dan digunakan kembali. Namun berbeda bila kartu sudah didaur ulang atau recycle. Pengguna diwajibkan datang ke kantor galeri operator karena proses pendaftaran ulang kartu prabayar lewat SMS serta laman sudah tidak dibuka lagi.

 

Sementara itu, apabila daftar di galeri operator nantinya pengguna harus menunjukkan identitas berupa KTP asli serta nomor Kartu Keluarga. Hal tersebut sebagai tanda bukti identitas pengguna bukan abal-abal. Lebih lanjut, Mirza menghimbau kepada para pengguna untuk segera melakukan daftar ulang kartu SIM prabayar sebelum 1 Mei mendatang. Apalagi mengingat hingga kini sudah ada sekitar 300 juta pengguna nomor prabayar yang sudah melakukan registrasi.

 

Angka tersebut adalah hasil rekonsiliasi ke empat sejak agenda daftar ulang kartu dilakukan. Kemudian, rekonsiliasi akan dikerjakan pada tanggal 1 Mei 2018 guna menyelaraskan berapa jumlah total pengguna yang sudah melakukan registrasi kartu. Jadi, apakah Anda sudah melakukan Daftar ulang kartu SIM prabayar yang digunakan? Jika belum, segera kunjungi galeri operator ya!