Travel

Sasar Wisatawan Muslim, Cara Yang Dilakukan Hong Kong Ini Bikin Geleng-Geleng Kepala!

Hong Kong rupanya masih menjadi destinasi banyak orang saat musim liburan termasuk wisatawan asal Indonesia. Hal tersebut rupanya tidak lepas dari peran HKTB, Hong Kong Tourism Board. Untuk menyasar wisatawan khususnya umat muslim, HKTB pun punya cara tersendiri. Apalagi bila melihat populasi umat muslim sangat tinggi di dunia khususnya yang masuk kawasan Asia Tenggara. Bagaimana cara Hong Kong menarik wisatawan muslim di kawasan Asia Tenggara.

 

Cara Hong Kong Menarik Wisatawan Muslim

Hong Kong sendiri merupakan negara yang sangat terbuka dalam menerima keberadaan wisatawan asing bahkan yang menganut agama lain terutama Islam. Dikutip dari laman liputan6 (30/4), Senior Manager di HKTB, Amy Lam Wai Fong menyebutkan wisatawan muslim saat ini memiliki keingintahuan yang besar dalam mengetahui budaya lain.

 

Menurutnya, populasi umat Islam merupakan populasi yang besar di dunia serta berkembang besar dibandingkan dengan yang lainnya. Sehingga cara Hong Kong menarik wisatawan muslim tersebut perlu digiatkan dan ditingkatkan. Bahkan Ia sendiri menilai hal tersebut adalah kesempatan yang sangat menguntungkan.

 

Karena itu, sedikit demi sedikit Hong Kong memulai pendekatan kepada wisata muslim apalagi penduduk negara tersebut mayoritas adalah mayoritas beragama non muslim. Berikut ini adalah cara Hong Kong menarik wisatawan muslim yang akan membuat kita tercengang.

 

Hong Kong sediakan fasilitas khusus wisatawan muslim

Tak tanggung-tanggung untuk menggaet wisatawan muslim dunia khususnya di kawasan Asia Tenggara, Hong Kong menyediakan fasilitas khusus. Fasilitas ini terbilang ramah bagi wisatawan muslim. Hong Kong pun menyediakan berbagai macam kebutuhan wisatawan yang beragama muslim. Fasilitas tersebut mulai dari tersedianya berbagai macam makanan halal sampai tempat ibadah di beberapa destinasi wisata.

 

Cara Hong Kong menarik wisatan muslim contohnya saja direalisasikan dengan di Ocean Park, Hong Kong Disney Land, dan Sky 100. Meski pemahaman tentang kebiasaan wisatawan muslim minim, akan tetapi mereka tetap berupaya dalam memberikan fasilitas yang dibutuhkan. Amy, pun menuturkan bahwa mereka tidak dapat membandingkan Hong Kong dengan tempat wisata di negara lainnya. Akan tetapi, Hong Kong sendiri pada akhirnya sudah bisa memenuhi kebutuhan dasar para wisatawan muslim.

 

Dengan fasilitas tersebut, umat muslim yang berwisata ke Hong Kong tidak kesulitan dalam mencari makanan halal hingga tempat ibadah. Wisatawan muslim juga dapat berkunjung ke sejumlah rumah makan yang menyajikan deretan menu bersertifikat halal. Beberapa diantaranya ialah Restoran India, Kafe Chrisly, Jashan hingga Islamic Centre Canteen. Cara Hong Kong menarik wisatawan muslim wajib diapresiasi bukan?

 

Hong Kong tawarkan pesona budaya lokal

Selain dengan memberikan fasilitas yang dibutuhkan oleh wisatawan muslim, cara Hong Kong menarik wisatawan muslim selanjutnya bisa dilihat dari apa yang mereka tawarkan kepada wisatawan. Hong Kong rupanya juga mengajak para wisatawan asing agar mengenal lebih dekat dengan budaya lokal di beberapa spot wisata Hong Kong.

 

Misalnya saja dengan mengunjungi kota yang terbilang tua seperti Old Town Central. Kota tua ini menghadirkan suasana liburan yang artsy. Ada pula Sham Sui Po, yang dikenal dengan pasar tradisional layaknya mirip dengan Tanah Abang di Jakarta. Di pasar tradisional tersebut, wisatawan bisa membeli barang elektronik, pakaian, sayuran hingga barang antik.

 

Hong Kong selalu memandang tren

Cara Hong Kong menarik wisatawan muslim selanjutnya bisa dilihat dari pandangan negara tersebut terhadap tren. Karena mayoritas penduduk negara tersebut adalah non muslim, HKTB selalu mencari informasi terbaru termasuk perkembangan di dunia travel seluruh dunia hingga tentang wisatawan muslim.

 

Mereka memadang pentingnya wisatawan muslim sebagai target pasar. Utamanya adalah wisatawan dari Malaysia dan Indonesia. Hal ini mengingat dua negara tersebut punya populasi umat muslim yang tinggi di kawasan Asia Tenggara.

 

Bagaimana, apakah Anda tertarik liburan ke Hong Kong karena fasilitasnya sudah mulai dikembangkan dan ramah terhadap wisatawan muslim?