Saatnya Berburu Kuliner Bali yang Tradisional Autentik di Ubud

Saatnya Berburu Kuliner Bali yang Tradisional Autentik di Ubud

Bali, Pulau Dewata yang namanya telah tersohor di telinga penggemar traveling seluruh dunia. Berwisata ke Bali tak hanya keindahan alamnya yang menjadi incaran turis, kuliner Bali pun menjadi buruan turis. Terutama para turis yang tidak mempermasalahkan soal ‘halal haram’ makanan. Mencari kuliner khas atau tradisional Bali tidaklah sulit.

Di Pulau Dewata ini terdapat banyak restoran yang menawarkan hidangan Nusantara. Namun permasalahannya, restoran-restoran banyak yang menghadirkan rasa kuliner Bali tetapi disesuaikan dengan lidah wisatawan asing.

Bagi wisatawan yang berharap menikmati rasa kuliner Bali yang tradisional autentik, maka berikut ini tempat-tempat makan di Ubud yang akan direkomendasikan. Beberapa diantaranya merupakan bisnis tempat makan yang telah turun temurun :

1. Pak Sanur Ayam Betutu
Rumah makan Pak Sanur biasanya selalu ramai dengan warga dan wisatawan lokal. Rumah makan yang memiliki menu andalan Ayam Betutu ini, sudah menjamin akan menyajikan Kuliner Bali Ayam Betutu yang autentik. Rumah makan Pak Sanur ini telah dibuka sejak tahun 1986. Keistimewaan yang dimiliki oleh Ayam Betutu sajian Pak Sanur ini yakni ayamnya dimasak selama kurang lebih 12 jam menggunakan api kecil. Ayam Betutu sajian Pak Sanur diperkaya dengan ragam bumbu serta rempah lengkap.

Karena proses memasak yang lama dan penuh kesabaran, maka penikmat yang menyantap Ayam Betutu sajian Pak Sanur akan ketagihan. Seluruh daging ayam dan kulitnya sangat mudah dilepas dari tulangnya. Perpaduan bumbunya juga sangat pas. Rumah makan Pak Sanur melayani pembeli mulai pagi hari pukul 8 hingga pukul 8 malam. Penasaran dengan rumah makan Pak Sanur Ayam Betutu? Langsung saja ke jalan Arjuna 19, Ubud.

2. Pak Ketut Bebek Betutu
Jika ingin menikmati sedapnya Bebek Betutu dengan rasa autentik, maka datanglah ke tetangga Pak Sanur yaitu Pak Ketut di Jl. Arjuna 10. Akan tetapi, tidak seperti Pak Sanur yang membuka rumah makan, rumah Pak Ketut tak ada tanda-tanda berjualan Bebek Betutu. Pak Ketut biasa memasak menu Bebek Betutu lalu dipasok ke Puri Ubud serta restoran. Namun wisatawan dapat melakukan pemesanan Bebek Betutu yang dimasak Pak Ketut. Sebaiknya pesanlah dua hari sebelum hari pengambilan.

Soal rasa, kuliner Bali ini dijamin makyus. Bebek Betutu yang dibuat Pak Ketut proses memasaknya membutuhkan waktu sekitar 12 jam. Sebelum dimasak, Bebek Betutu ini dibungkus dengan pelepah pinang. Daging bebek yang empuk serta bumbu rempah yang meresap hingga lapisan terdalam, akan membuat Anda ingin kembali ke Ubud.

3. Bu Oka Babi Guling
Para wisatawan penggemar daging babi, cobalah mampir ke rumah makan Bu Oka. Rumah makan ini merupakan pelopor sajian babi guling tradisional yang autentik di Ubud. Lokasinya di Jl. Tegal Sari 2, Ubud.
Lokasi tersebut juga menjadi kediaman Bu Oka bersama keluarganya. Bisnis rumah makan Bu Oka telah dirintis sejak tahun 1950. Kini sajian Babi Guling diteruskan putranya. Dahulu di Bali, Babi Guling tidak dijual dan hanya sebagai makanan ritual. Namun ternyata kuliner Bali Babi Guling buatan Bu Oka banyak diminati warga lokal dan wisatawan dan hingga kini menjadi peluang bisnis yang bagus.

4. Laka Leke
Laka Leke adalah restoran di Ubud yang lokasinya berada di Jl. Nyuh Kuning. Restoran ini didirikan oleh Pak Ketut Setia tahun 1997. Menu andalan Laka Leke yaitu Bebek Garing. Penikmatnya akan dihadapkan dengan kulit bebek yang garing serta daging bebek yang tak alot dan tak berbau. Setiap sore di restoran ini diselenggarakan workshop bermain gamelan dan menari. Selain itu, setiap malamnya pengunjung dapat melihat pertunjukan tari Bali.

5. Pasar Ubud
Mencari kuliner Bali yang tradisional dan autentik? Datangi Pasar Ubud ketika subuh hingga jam 7 pagi. Anda akan menemukan banyak penjual yang menawarkan jajanan tradisional Bali. Wisatawan yang mencari Bubur Bali maupun Nasi Jinggo, dapat ditemukan di Pasar Ubud, dengan harga yang hemat dan rasanya pun lezat.