Kurang Memuaskan! Prestasi Jamaika Turun

Kurang Memuaskan! Prestasi Jamaika Turun

Kabar prestasi Jamaika turun sangat menggemparkan dunia Commonwealth Games 2018 yang terletak di Gold Coast Australia. Khususnya pada atlit cabang lari Jamaika sangat menurun drastis karena mereka hanya mampu meraih satu medali emas saja. Hal ini sangat disayangkan sekali, prestasi Jamaika turun secara drastis dari tahun lalu. Hal ini mengakibatkan beberapa orang merasa sedih yaitu Usain Bolt, seorang mantan sprinter Jamaika.

 

Kesedihan Usain Bolt tidak bisa diungkapkan secara langsung, melainkan Usain Bolt mengatakan bahwa sangat “gatal” sekali ingin bergabung dalam tim kembali. Mungkin melihat hasil pertandingan yang begitu buruk membuat mantan sprinter tersebut berkata begitu. Tidak hanya Usain Bolt saja yang merasakan tidak puas, namun seluruh pendukung Jamaika juga ikut merasakannya.

 

Prestasi Jamaika Turun, Usain Bolt Menyatakan Dirinya Terlalu Dini Pensiun Dari Tim Atletik Jamaika

Usain Bolt tampak merasa sangat kecewa dengan prestasi Jamaika Turun. Tentu saja mantan sprinter tersebut merasa sangat sayang sekali terhadap mantan timnya. Bahkan penyesalan Usain Bolt telah diunggah melalui akun twitter nya. Pada tanggal 13 april 2018 yang lalu Usain Bolt membuat status “ apa saya pensiun terlalu dini? Hmm..” Begitulah isi status yang dibuatnya. Hal tersebut jelas statusnya dibuat untuk ditujukan pada kekecewaan pada tim Jamaika.

 

Keluarnya Usain Bolt dalam tim Jamaika sangat berpengaruh sekali. Buktinya tanpa adanya Usain Bolt prestasi Jamaika turun total. Bila dianalisa bahwa kegagalan dalam pertandingan games ini, dikarenakan tidak adanya sprinter hebat seperti Usain Bolt. Memang jelas sekali terlihat pada waktu permainan berlangsung. Tim tersebut kalah total dan hanya mampu memenangkan beberapa medali emas dan perunggu saja.

 

Medali emas didapatkan oleh tim Jamaika dari kemenangan dalam perlombaan estafet putri dengan jarak 4×400 meter. Medali perunggu disumbangkan oleh kemenangan anggota tim Yohan Blake yang mendapatkan nomor pada lomba lari putra 100 meter. Yohan Blake juga seorang sprint yang berbakat dan menjadi andalan Jamaika. Medali yang didapatkan hanya itu saja, anda pasti sudah mendengarnya juga bukan? Benar-benar prestasi Jamaika turun secara total.

 

Tidak heran kalau Usain Bolt merasa kecewa, karena atlet yang dijuluki pembalap lari tercepat didunia ini mampu menyumbangkan banyak medali pada timnya saat masih bergabung di tim. Sejak tahun 2008 Usain Bolt telah memegang julukan sebagai manusia paling cepat berlari pada setiap kejuaraan atau ajang olimpiade. Hal tersebut memang benar karena ada buktinya dalam satu ajang yang diadakan, Usain Bolt dapat meraih beberapa medali emas.

 

Salah satu prestasi Usain Bolt di Jamaika yang tercatat  dalam sejarah olimpiade lari yaitu pada tahun 2016. Bangganya Usain Bolt mampu memenangkan triple-triple. Artinya dirinya mampu mendapatkan tiga medali dalam beberapa perlombaan. Adapun perlombaannya  yang dimenangkan oleh Usain Bolt yaitu ada 4×100 m, 200 m, dan 100m . Semua perlombaan tersebut dimenangkannya sekaligus, sehingga Usain Bolt mendapat medali dalam satu perlombaan.

 

Waow prestasi Usain Bolt memang tidak diragukan lagi, pantas saja prestasi Jamaika dulu sangat bagus. Berbeda dari sekarang yang prestasi Jamaika turun. Hal ini mungkin tidak akan dibiarkan begitu saja, pasti Jamaika akan memperbaiki lagi prestasi dari setiap anggota timnya.

 

Dukungan Usain Bolt dalam tim Jamaika sangat terlihat mencolok sekali. Pada waktu akhir pertandingan Usain Bolt menyempatkan untuk menghadiri kompetisi olahraga yang diikuti oleh tim Jamaika tersebut. Bahkan kehadiran Usain Bolt ini turut memeriahkan pada waktu penutupan acara di panggung.