Keindahan Alam dan Kekuatan Tradisi, Faktor Utama Bisnis Properti Bali

Keindahan Alam dan Kekuatan Tradisi, Faktor Utama Bisnis Properti Bali

Ketika masyarakat menjaga keindahan alam dan kekuatan tradisi dengan baik, maka bisnis properti Bali tidak akan pernah mati. Bahkan, memungkinkan peluang bisnis menjadi semakin besar dan menjadikannya sebagai lahan basah.

 

Gunawan Rahardjo, sebagai pebisnis properti sekaligus pemilik perusahaan Premier Hospitality Asia, menyatakan optimistis tersebut. Selain itu, Andy Candra sebagai pengamat bisnis juga setuju dengan pendapat Gunawan.

 

Ketika sedang di wawancara keduanya berpendapat. Bali tidak boleh lepas dari keindahan alam dan kekuatan tradisi, sebab itulah menjadi nilai plus dari Pulau Dewata. Bilamana tanpa keduanya, Bali sama saja dengan daerah lainnya. Hal ini akan membuatnya tersaingi oleh Jakarta, Lombok, dan Surabaya.

 

Masa depan dari bisnis proporti Bali bergantung kepada kebijakan-kebijakan pemerintah pusat dan provinsi. Menurut Gunawan, bisnis properti bisa menjadi semakin besar ataupun tenggelam bila pemerintah salah mengambil kebijakan.

 

Andy pun berharap kebijakan strategis pemerintah bisa membuat aktivitas bisnis properti Bali terus meningkat dengan sehat. Jadi tidak ada perang tarif antara para pengusaha, dimana membuat beberapa pemilik perusahaan mengalami bangkrut, terutama untuk bisnis hospitalisasi.

 

Menurut mereka, pemerintah sekarang lebih aware mengenai masalah tersebut. Hal ini dapat di lihat pemerintah fokus terhadap infrastruktur, sehingga Gunawan dan Andy percaya pemerintah akan membuat kebijakan yang investment friendly.

 

Tradisi Kuat Khas Bali Sebagai Daya Tarik

Tradisi kuat sangat terkenal dari Bali yakni Silence Day (Hari Nyepi). Dimana dalam acara ini tidak boleh ada aktivitas di luar rumah dan jalanan akan dibanjiri oleh air laut. Meskipun begiut, wisatawan domestik dan mancanegara menjadi ajang meresapi denyut nadi Pulau Dewata dengan komprehensif.

 

Walaupun semua aktivitas akan terhenti dan anda tidak bisa beraktivitas di luar, justru menjadi daya tarik tersendiri. Bagaimanapun acara ini hanya bisa dirasakan satu hari setahun, suasana hening dan sunyi bisa menjadi referesing dari padatnya perkotaan. Dimana tidak ada bisingnya motor sebagai raja kendaraan dan langkah kaki berjalan.

 

Suasana sangat berbeda di hari biasa, ketika para pegawai harus bekerja dan pelajar berangkat sekolah, maka saat pagi hari suasana akan terasa sangat sibuk. Hal ini membuat Hari Nyepi terasa spesial di Bali.

 

Nyepi sangat berbeda dari acara lain seperti perayaan tahun baru masehi dengan perayaan megah ataupun tahun baru Cakalang (siklus penuh bulan), dirayakan 12 sasih dengan ritual unik selama 6 hari berturut-turut. Sampai akhirnya acara Nyepi sebagai puncaknya.

 

Acara Nyepi dimulai sejak pukul 6 pagi dan selesai sampai pukul 6 pagi keesokan harinya. Pada waktu ini, Bali menjadi kota mati tanpa ada aktivitas dan semua akses akan di tutup termasuk bandara dan televisi semua dihentikan.

 

Manfaat Nyepi Bagi Masyarakat Bali

Setiap orang di Bali bisa beristirahat dengan tenang saat Hari Raya Nyepi, membuat bisnis properti Bali mendapat keuntungan. Selain itu pribadi setiap orang akan menjadi lebih tenang, sebab akan terhindar dari dampak negatif elektronik.

 

Nyepi adalah bentuk penghormatan kepada alam untuk menjalin keharmonisan, dimana alam bisa beristirahat dari kehidupan manusia. Jadi alam bisa tetap terjaga keindahan dan kebersihannya. Selain itu Pemprov Bali membuat aturan mengenai larangan pembangunan gedung pencakar langit, demi menjaga kelangsungan alam.

 

Bilamana pulau dewata kehilangan tradisi dan keindahan alamnya, maka akan kehilangan keunikannya sehingga tersaingi oleh destinasi serupa lainnya. Oleh karena itu, keindahan alam dan kuatnya tradisi menjadi faktor penting untuk bisnis properti Bali